Welcome To My Blog

(: come join me :)

Selasa, 09 April 2013

Perilaku Konsumen (resume)

Diposting oleh sherra adianty's di 11.37 0 komentar


Perilaku konsumen adalah seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, serta pengguaan produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Ada faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
1.    faktor budaya
Contohnya : budaya orang Indonesia terutama yang hidup diperkotaan selalu ingin yang instant. Maka tak heran sekarang ini banyak produk-produk terutama elektronik yang membuat pekerjaan rumah menjadi lebih menghemat waktu dan tenaga.
2.    Faktor sosial
Contohnya : banyak para remaja-remaja yang berkelompok(gank) dalam satu kelompok itu sebagiannya terbiasa hidup glamour atau trendy. Otomatis sangat mempengaruhi kehidupan teman satu kelompoknya yang lain untuk mensederajatkan apa yang mereka punya.
3.    Faktor pribadi
Contohnya : jika ada produk baru selalu ingin membelinya untuk kepuasan pribadi.
4.    Faktor psikolog
Contohnya : adanya dorongan yang kuat dari luar/dalam diri kita untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan atau lebih ke gaya hidup masyarakat sekarang yang selalu ingin tampil oke
Dari penjelasan kelompok 2 tentang “Perilaku Konsumen” muncul pertanyaan :
          Kenapa faktor budaya paling utama dari pada faktor yang lain? Karena faktor budayalah yang lebih mempengaruhi masyarakat Indonesia. Contoh lainnya yaitu masyarakat Indonesia sudah terbiasa mandi minimal 2xsehari sebelum dan sesudah beraktivitas, namun diluar negeri mereka hanya 1xsehari sesudah beraktivitas. Diluar negeri karena terbiasa seperti itu dikeluarkan sebuah produk untuk berkumur agar mulut fresh pada pagi hari, produk itu sangat laku dipasaran. Ketika produk tersebut dicoba ditawarkan di Indonesia, sangat mengejutkan barang itu kurang diminati oleh konsumen. Kembali lagi karena masyarakat Indonesia terbiasa untuk mandi.
          Konsumen dapat diukur dengan satuan ukur seperti berat, panjang dan uang. Maksudnya bagaimana dan berikan contohnya! Maksudnya yaitu sebuah keputusan untuk mengkonsumsi suatu barang berdasarkan perbandingan antara manfaaat yang diperoleh dengan biaya yang harus dikeluarkan. Contohnya : konsumen membeli sebuah handphone sebelum membeli, dia mencari tahu tenteng handphone itu. Lalu selanjutnya menyiapkan anggaran untuk membeli dan mendapatkan kepuasan maksimal tersendiri.

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran (resume)

Diposting oleh sherra adianty's di 11.36 0 komentar

Dapat dilihat dari hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Begitu pula sebaliknya pada hukum penawaran bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Jadi dengan kata lain produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya.  Dari situlah dapat dilihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran. Dari penjelasan kelompok 1 mengenai “Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran” ada munculnya pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut :

Sebuah perusahaan handphone mengeluarkan produk terbarunya, ketika launching barang sangat diminati konsumen. Tetapi tidak lama kemudian barang yang dibeli konsumen mengalami kerusakan dan komplenan yang lainnya. Bagaimana cara produsen menangani hal tersebut? Sebenarnya kepuasan konsumen itu hal yang paling utama dalam penentuan permintaan, jika konsumen kecewa itu sangat mempengaruhi terhadap penjualan. Jadi dalam hal ini perlu adanya penyempurna penjualan contohnya seperti mengadakan service gratis secara keseluruhan untuk tipe handphone terbaru itu atau memberlakukan garansi dengan jangka waktu yang panjang.
Bagaimana cara meningkatkan daya jual misalnya untuk buah local? Untuk strategi ini kembali lagi kepada pemerintah departemen pertanian. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan petani-petani local agar dapat meningkatkan kualitas hasil panennya. Sehingga untuk mendapatkan kecukupan vitamin dari buah-buahan, penduduk Indonesia tidak perlu membeli buah produksi dari luar negeri.
Perusahaan memproduksi barang, tetapi ketika dipasarkan kurang menarik konsumennya. Bagaimana cara agar perusahaan tidak mengalami kerugian? Produsen menganalisa apa yang paling diminati oleh konsumen, setelah mengetahui hal tersebut membuat barang yang dibutuhkan konsumen dan tidak lagi memproduksi barang yang tidak laku lagi. Barang yang sudah terlanjur diproduksi namun kurang peminatnya, produsen menggunakan strategi dagang seperti member diskon,promosi beli 1 gratis 1 dll. Sehingga mengurangi tingkat kerugiannya.

Senin, 01 April 2013

ORANG TUAKU, PEMICU KESUKSESANKU

Diposting oleh sherra adianty's di 02.58 0 komentar

Setiap anak pasti bangga dengan orang tuanya dan selalu menggap orang tuanyalah yang paling hebat diantara orangtua yang lain. Tapi ga jarang juga sebagian anak betapa durhaka yang merasa ga suka bahkan menyesal mempunyai orang tua seperti itu. Kali ini saya bukan membahas masalah anak yang durhaka, melainkan tentang betapa bangganya saya mempunyai orang tua seperti orang tua saya.
Terlahir ditengah keluarga yang insya Allah sakinah, mawadah, warahmah. Dari empat bersaudara dengan orang tua yang begitu luar biasa. Segala ketebatasan terutama secara materi, orang tuaku dengan kegigihan dan tekad luar biasa untuk dapat mencukupi kebutuhan terutama bagi anak-anaknya. Keinginan orang tuaku sama seperti yang lain menginginkan anaknya sukses melebihi kehidupan mereka. Berangkat pagi pulang malem mereka lakukan setiap hari demi anak-anaknya. Padahal saya sebagai anaknya terkadang suka mengecewakan mereka, namun mereka tetap memberi kasih sayang, bimbingan, kesabaran dll. Hal itu yang selalu menjadi motivasi saya untuk menjadi sukses. kegigihan dan tekad luar biasa merekalah yang menjadi pemicu saya untuk tidak gagal dalam menata masa depan ini.
saya ingin suatu saat nanti akan terjadi salah satu momen terindah dalam hidup adalah ketika saya melihat orang tuaku tersenyum bangga dan meyakinkan pada semua orang sayalah alasan senyum bangganya itu

Rabu, 27 Maret 2013

PENGALAMAN ORGANISASI SATU PERIODE

Diposting oleh sherra adianty's di 07.38 0 komentar

Ketika saya baru masuk semester satu jurusan system informasi di Universitas Gunadarma, saya mencoba mendaftarkan diri untuk ikut Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM) fakultas yaitu BEM FIKTI. Proses demi proses saya ikuti dari mulai pendaftaran, penyisihan peserta dan yang paling menegangkan saat wawancara. Ya saat wawancaralah yang paling menegangkan karena saya sama sekali tidak mempunyai pengalaman beorganisasi, walaupun begitu saya harus siap apapun yang akan terjadi saat itulah saat penentuan terakhir dimana saya harus bertahan sampai bergabung di BEM. Pada tanggal 24 Oktober 2011 saya mendapat pesan singkat(sms) yang memberitahukan agar hadir rapat untuk persiapan rapat kerja atau dengan kata lain saya lolos untuk bergabung diBEM.
Hari demi hari saya lewati dari semula tidak terbiasa sampai terbiasa dan saya menikmati saat diBEM. Event terbesar yang saya ikuti “FOUNDTASTIC” disitu diadakan acara dari mulai tournament futsal jurasan SI dan SK , acara puncaknya pentas music dengan menghadirkan beberapa artis. Berorganisasi telah mengajarkan saya banyak hal positif yaitu dituntut untuk lebih bertanggung jawab, disiplin, bersosialisasi dengan banyak orang, membagi waktu, kompak kerja team dan sebagainya.
Satu periode berakhir saya menerima sertifikat resmi BEM FIKTI. Bangga dan tak menyangka saya rasakan, benar-benar pengalaman yang baru dan luar biasa untuk saya pertamakali berorganisasi. 

Kamis, 21 Maret 2013

PENENTUAN HARGA PENAWARAN DAN PERMINTAAN

Diposting oleh sherra adianty's di 15.51 0 komentar

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Teknologi dan informasi  sekarang ini membawa dampak perubahan yang sangat besar bagi masyarakat. Teknologi sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat  dalam berfikir dan berkomunikasI. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan ekonomi produsen dan konsumen adalah suatu kesatuan yang sangat sulit untuk dipisahkan. Kehidupan produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya. Sistem pasar inilah yang belangsung secara terus menerus hingga sekarang. Banyak orang menganggap bahwa ilmu ekonomi dimulai dan diakhiri dengan hukum permintaan dan penawaran.
Oleh karena itu masyarakat sudah seharusnya memahami apa yang dimaksud dengan penawaran dan permintaan dan mengetahui apa saja yang mempengaruhi penentuan harga permintaan dan penawaran. Setelah memahami hal tersebut, baru lah masyarakat dapat melihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.

B.     Masalah dan batasannya
Dalam makalah membahas  menentukan harga  penawaran dan  permintaan khususnya masalah yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat di zaman ini.

C.    Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1.      Mengetahui dan memahami defenisi dari penentuan harga, permintaan dan penawaran.
2.      Mengetahui dan memahami tentang hukum penentuan harga,permintaan dan penawaran.


D.     Manfaat
Dengan dibuatnya makalah ini, diharapkan agar mahasiswa semakin memahami dan mampu menganalisa hal-hal apa saja yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat khususnya dalam bidang ekonomi, yaitu mencangkup penentuan harga permintaan dan penawaran.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Sebagai contoh saat hp baru launcing dan harganya masih  mahal banyak orang-orang yang beli agar bisa mempunyai hp baru dan masih jarang yang punya. Tetapi hp itu hanya tren hanya beberapa bulan saja selanjut nya tidak dan mungkin ada hp keluar baru.
Hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang.  Begitu lah siklus permintaan dipasaran saat ini, atau masyarakat akan mencari barang penggati lain. Contohnya jika harga beras melambung tinggi maka masyarakat yang tidak mampu membelinya akan menggatinya dengan singkong atau yang lainnya yang harganya relative lebih murah.
Kurva Permintaan :
Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya :
a.         Selera   
Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya. Contohnya: permintaan terhadap telepon genggam
b.         Pendapatan Konsumen
Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian sebaliknya.
c.         Harga Barang atau Jasa Pengganti
Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila harga tiket pesawat Jakarta-Surabaya sama harganya dengan tiket kereta api, maka konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat transportasi. Contoh lain: untuk seorang pelajar bila harga pulpen lebih mahal dari pensil, maka ia akan cenderung untuk membeli pensil.
d.         Harga Barang atau Jasa Pelengkap
Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya saling melengkapi. Contoh: kompor dengan minyak tanah, karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke bahan bakar gas.
e.         Perkiraan Harga di Masa Mendatang
Apabila konsumen menduga harga barang akan terus mengalami kenaikan di masa   datang, maka konsumen cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya. Contoh: Pada saat krisis ekonomi, ketika konsumen memperkirakan harga-harga sembako esok hari akan melambung tinggi, maka mereka akan memborong sembako tersebut hari ini.
f.          Intensitas Kebutuhan Konsumen
Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan. Contoh: kebutuhan akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan harga pokok.

B.     Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu. Contohnya adalah tablet yang bermerk awal awal keluar tipe yang biasa lama kelamaan akan keluar tablet yang lebih canggih dan penawaran pun akan melambung sesuai perkembangan tablet tersebut.
Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Contohnya jika banyak permintaan pada sejumlah barang maka harga tersebut akan melonjak secara dratis karena permintaan pun melonjak begitu pula sebaliknya.
Kurva Penawaran :
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran :
1.      Biaya produksi
       Harga bahan baku yang mahal akan mengakibatkan tingginya biaya produksi dan menyebabkan produsen menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian karena takut tidak laku.
2.      Teknologi
       Adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
3.      Harga barang pelengkap dan pengganti
       Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.
4.      Pajak
       Semakin tinggi tarif pajak yang dikenakan akan berakibat naiknya harga barang dan jasa yang akan membawa dampak pada rendahnya permintaan konsumen dan berkurangnya jumlah barang yang ditawarkan.
5.      Perkiraan harga barang di masa dating
       Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
6.      Tujuan dari perusahaan
       Bila perusahaan berorientasi untuk dapat menguasai pasar, maka dia harus mampu menekan harga terhadap barang dan jasa yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang dan jasa yang ditawarkannya.

7.      Harga Barang itu Sendiri
       Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan turun. Misalnya jika harga sabun mandi meningkat dari Rp1.500,00 menjadi Rp2.000,00, maka jumlah sabun mandi yang penjual tawarkan akan meningkat pula.
8.      Harga Barang Pengganti (Subtitusi)
       Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.
9.      Jumlah Penduduk
       Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat..
10.  Harga Barang itu Sendiri
Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan meningkat, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan menurun.



BAB III
KESIMPULAN
Dapat dilihat dari hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Begitu pula sebaliknya pada hukum penawaran bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Jadi dengan kata lain produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya.  Dari situlah dapat dilihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.

Contoh:
Saya akan membuat usaha susu kaleng, maka saya akan merincikan komposisi harga dari susu tersebut dan harga dari biaya produksi mulai dari pembuatan,pengemasan sampai di pasarkan. Lalu saya akan merincikan untuk memperoleh keuntungan yang akan saya ambil tetapi saya harus membandingkan produk susu kaleng yang sudah dipasarkan, karena saya baru memproduksi susu kaleng ini harga produk saya tidak boleh lebih mahal dengan produk yang lain agar menarik perhatian konsumen. Tetapi kualitas dari susu kaleng milik saya tidak kalah dari produk yang lain, setelah memperoleh harga yang telah disepakati baru produksi dipasarkan ke masyarakat dan dipromosikan terlebih dahulu agara masyarakat tertarik dan mengetahui produk terbaru dari saya.



Rabu, 20 Maret 2013

INTERPRENEURSHIP

Diposting oleh sherra adianty's di 10.09 0 komentar

Pada hari Minggu,17 Maret 2013 diSMESCO CONVENTION HALL Jakarta Selatan diselenggarakan acara seminar yang cukup besar, karena diikuti oleh kurang lebih 4000 peserta khusus para pelajar dan mahasiswa termasuk saya. Tema yang diangkat pada seminar yaitu “INTERPRENEURSHIP” dengan dua orang narasumber yang sudah menjadi pengusaha hebat Joko Widodo(Gubernur DKI Jakarta) dan Chairul Tanjung(Si Anak Singkong). Yang menarik dari seminar tersebut yaitu dari kedua narasumbernya benar-benar memulai usaha dari nol dengan keaadan ekonomi yang seadanya, sehingga dapat berbagi pengalaman dari mulai susah payah, mengalami segala macam kendala sampai Berjaya saat ini.
          Joko Widodo yang dikenal sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta saat ini, ternyata beliau adalah seorang pengusaha furniture. Beliau sebelum terjun dalam birokrasi sudah mulai merintis usaha furniture, dari mulai membuat sendiri dan akhirnya sekarang sudah mempunyai karyawan.
Menurutnya ada beberapa kiat sukses kewirausahaan :

  •                       Inovatif dan kreatif.
  •          Mampu melihat & menangkap peluang
  •                       Motivasi tinggi
  •                      Focus
  •         Berani mengambil resiko
  •         Kemampuan bekerjasama & berkomunikasi
Dan dikarenakan beliau telah terjun dalam dunia birokrasi, beliau menjelaskan bahwa kewirausahaan dalam dunia birokrasi :

  •         Bersifat inovatif
  •         Efektif, efisien, orientasi hasil
  •         Berani mengambil resiko
Lalu ada istilahnya Blusukan, blusukan itu sebagai terobosan kebijakan. Manfaatnya dapat terciptanya kepercayaan dari masyarakat terhadap pemimpinnya, sehingga memudahkan program pemerintah dapat berjalan.
Chairul Tanjung atau yang lebih dikenal “Si Anak Singkong” karena judul bukunya. Sudah diketahui beliau termasuk salah satu pengusaha hebat dengan ribuan karyawan. Sekilas tentang dirinya, beliau seorang dokter gigi lulusan Universitas Indonesia. Namun, titlenya sebagai dokter tidak digunakan. Beliau lebih tertarik menjadi seorang pengusaha. Transcorp dengan ribuan karyawan itu salah satu bukti usaha dari seorang Chairul Tanjung.
Tak kalah dengan Joko Widodo, Chairul Tanjung mengemukakan point-point penting menjadi orang sukses :
·        Kita  harus yakin bahwa sukses adalah milik semua orang.
·        Mulailah dari sesuatu yang bisa dikuasai dan yang bisa dipegang untuk membawa kita berhasil
·        Lakukan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya.
·        Hal yang paling penting yaitu harus optimis
Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa untuk menjadi seorang yang hebat khususnya menjadi pengusaha itu cukup mudah, yang penting kita selalu menanamkan prilaku positif pada diri kita. Jika kita gagal ditengah jalan kita harus bisa bangkit kembali hingga kata gagal itu sudah tidak mau lagi mendekati kita. Ingat setiap orang yang mau berusaha pasti ada jalan. ”jika seseorang pernah mendapatkan 10000 pertama dari hasil keringatnya, dia pasti akan mudah mendapatkan 100000 yang kedua karena dia sudah tahu dan memahami caranya”(Chairul Tanjung)

ISLAMIC BUSINESS ETHIC

Diposting oleh sherra adianty's di 10.08 0 komentar

Pada tanggal 14 Maret 2013 saya mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Sharia Economic Forum dengan tema “Islamic Business Ethic” tepatnya di Universitas Gunadarma, kampus D Margonda. Narasumbernya yaitu Prof. Dr. Veithzal Rivai dan Prof. Dr. Muhamad, MAG. Dalam postingan saya kali ini saya akan berbagai sedikit ilmu dari yang telah saya dapatkan setelah mengikuti seminar tersebut.
Narasumber yang pertama Prof. Dr. Veithzal Rivai, beliau menyampaikan etika bisnis dalam islam. Etika adalah bagian dari filsafat yang membahas secara rasional dan kritis tentang nilai, norma atau moralitas atau bisa dikatakan sebagai akhlak. Prinsip – prinsip dalam etika bisnis :
·        Prinsip otonomi
·        Prinsip kejujuran
·        Prinsip keadilan
·        Prinsip saling menguntungkan
·        Prinsip integritas moral
Tujuan bisnis islam yaitu fallah(bahagia dunia-akhirat), hayyah thayibah(baik dan terhormat), mashlaha al ibad(kesejahteraan hakiki). Hal yang harus diingat tidak boleh beraktifitas perbankan kecuali faham fiqh muamalah, tidak boleh beraktifitas asuransi kecuali faham fiqh muamalah, tidak boleh beraktifitas pasar modal kecuali faham fiqh muamalah, tidak boleh beraktifitas koperasi kecuali faham fiqh muamalah, tidak boleh beraktifitas pegadaian kecuali faham fiqh muamalah, tidak boleh beraktifitas reksadana kecuali faham fiqh muamalah, tidak boleh beraktifitas bisnis MLM kecuali faham fiqh muamalah, tidak boleh beraktifitas jual beli kecuali faham fiqh muamalah. Dalam konteks ini Allah berfirman “dan kepada penduduk Madyan, Kami utus saudara mereka, Syu,aib. Ia berkata, “Hai Kaumku sembahlah Allah, sekali – kali tiada Tuhan bagimu selain Dia. Dan Janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan. Sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik. Sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan(kiamat).
          Narasumber kedua Prof. Dr. Muhamad, MAG, beliau menyampaikan prinsip – prinsip bisnis dilihat dari dampakya yaitu maksimalisasi laba, agresivitas, individualitas, semangat persaingan, manajemen konflik. Indicator kegagalan ekonomi konvensional salah satunya industry perbankan konvensional semakin menjauhi sector riil dan hanya bermain dengan resioko. Dorongan Al-Qur’an untuk berbisnis “sesungguhnya Allah membeli dari orang – orang mukmin harta dan jiwa mereka dan sebagai imbalannya mereka memperoleh syurga. Siapakah yang lebih menepati janjinya(selain) Allah maka bergembiralah dengan jual beli yang kamu lakukan itu. Itulah kemenangan yang besar (qs. At-Taubah[9]:111).

 

Sherra Adianty's Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting