Welcome To My Blog

(: come join me :)

Selasa, 23 April 2013

KETIDAK JELASAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Diposting oleh sherra adianty's di 13.32

Setelah melihat berita akhir-akhir ini saya agak terkejut ketika acara-acara berita ditv memberitakan masalah Ujian Nasional(UN) yang tidak jelas. Ada yang ditunda karena kurang soal, ada yang soalnya belum sampai sama sekali terutama daerah-daerah terpelosok, ada yang siswa-siswinya bermasalah sehingga harus melakukan ujian nasional didalam lembaga pemasyarakatan dan lain sebagainya. Sebenarnya apa yang terjadi ? mana orang-orang yang bertanggung jawab atas semuanya ? ini Ujian Nasional yang seharusnya tidak terjadi hal seperti ini. Jika memang semua ini dimaksudkan untuk meniadakan ujian nasional bukan begini caranya. Kalau begini siswa-siswi yang menjadi korban, tidak jelas arah tujuan yang pasti.
Negara ini menuntut bangsanya terutama para pelajarnya untuk mempunyai jiwa nasionalisme agar membentuk rasa tanggung jawab terhadap negara, sehingga dapat membangun negara lebih baik lagi. Tapi pada kenyataannya pemerintah kurang memupuk dari segi pendidikan. Untuk masalah kurang dana atau kurangnya fasilitas disekolah terutama sekolah pelosok itu sudah biasa didengar, dengan entah tak tau kemana masuknya uang yang telah diturunkan dari pemerintah pusat untuk hal itu. Tapi ini masalah Ujian Nasional pemerintah sangat kurang memperhatikan dan terjadi seperti ini.
Seharusnya pemerintah sudah dapat menilai, dengan banyaknya anak bangsa yang mencari ilmu ke luar negeri tanpa ingin balik lagi ke tanah airnya, salah satu alasannya kurang puasnya dengan fasilitas yang disediakan di Indonesia. Memang ada pepatah mengatakan “carilah ilmu sampai negeri Cina”. Maksudnya pepatah tersebut, kita boleh mencari ilmu dimanapun tapi kita harus menerapkannya lagi di negeri kita. contoh kasus lainnya yaitu saya menonton acara hitam putih dengan bintang tamu pemenang olimpiade matematika tingkat dunia/se Asia(saya lupa). Dia lahir dan sekolah di Indonesia, setelah ikut olimpiade matematika dan memenangkannya dia sudah bukan WNI lagi melainkan sudah menjadi warga negara Singapura. Ketika ditanyakan alasannya yaitu dia tidak dibiayai oleh Indonesia jadi dia mencari dana, negara Singapuralah yang akhirnya membiayai dengan syarat pnidah warga negara. Nah dari itu saja negara kita sudah kecolongan anak bangsa berprestasi.
Saran saya pemerintah lebih memperhatikan pendidikan di Indonesia. Jika anak bangsa mempunyai pendidikan yang maksimal otomatis pola pikir akan lebih berkualitas. Siapa tahu dengan dibekali pendidikan yang cukup tidak akan adanya koruptor ataupun yang menjadi eyang-eyang dengan aliran sesat yang sedang ramai diberitakan sekarang ini. Terciptanya anak bangsa yang terdidik maka akan menonjolkan bahwa Indonesia mampu bersaing dari segi apapun. Buktikan Indonesia benar-benar sudah merdeka.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Sherra Adianty's Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting